Waspada Ledakan Covid-19, Pemkab Bersiap New Normal

ARGA MAKMUR RU – New normal atau pola hidup adaptif di tengah pandemi Covid-19, masih menempatkan kekhawatiran munculnya episenter dan klaster baru, penyebaran virus Corona.

Bupati Bengkulu Utara (BU) Ir H Mian, turut menekankan persoalan ini. New normal, kata Bupati, harus disikapi dengan tetap memperhatikan tetap berjalannya prinsip-prinsip pencegahan penularan Virus Corona atau Covid-19 itu.

“Karena new normal, bukan berarti bebas. Tapi bagaimana menyiasati laju pandemi bersama dengan upaya menekan penyebaran dan penanganan kasus, bersamaan dengan tetap berjalannya sendi-sendi ekonomi di masyarakat dan swasta, iklim investasi hingga pemerintahan yang lebih adaptif,” kata Mian, menekankan.

Karena itu, lanjut dia, sektor-sektor yang memberikan pelonggaran, dipastikan tetap memperhatikan langkah-langkah pencegahan dan penganan virus. Ketua Tim Gugus Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bengkulu Utara itu pun menegaskan, pihaknya tetap akan memberikan pencerahan, kajian dan hal-hal evaluatif lainnya, di era normal baru saat ini.

“Apalagi, rekomendasi gugus, menjadi acuan di sektor-sektor pelayanan kepada masyarakat. Tentu hal ini sangat prinsip dan perlu didukung penih dan sungguh-sungguh juga oleh masyarakat,” tukasnya.

Pemkab BU Mulai Sosialisasi

SETELAH dinyatakan oleh pemerintah pusat bahwa Kabupaten Bengkulu Utara (BU) masuk dalam zona kuning dengan angka kesembuhan seratus persen untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Pemkab bersiap untuk menerapkan new normal, mulai melonggarkan beberapa kegiatan, baik tata cara pelaksanaan ibadah, kegiatan ditempat umum dan beberapa kegiatan lain dengan wajib menerapkan protokol kesehatan.

Senin (29/6) kemarin, Pemkab BU melalui Tim Satgas Covid-19 Kabupaten BU mulai mensosialisasi aturan new normal serta karena masyarakat sudah mulai melakukan aktifitas di luar rumah dan enggan menerapkan protokol kesehatan.
“New normal merupakan cara untuk beradaptasi dengan aktifitas sebelum virus Covid-19 melanda dan perlu kesadaran serta disiplin yang juga tinggi,” jelas Ketua Plh Tim Satgas Covid-19 BU, Dr Haryadi, S.Pd, MM, M.Si.

Diakui Haryadi, masyarakat mungkin tidak terlalu peduli dengan virus Covid1-9, ini berdasarkan fakta di lapangan. Namun demikian, Ia berharap penerapan protokol kesehatan dijadikan gaya hidup sehat sehari-hari mulai dari rajin mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, melakukan aktifitas fisik untuk menjaga kondisi tubuh, konsumsi makanan yang seimbang dan selalu menjaga kebersihan diri serta lingkungan.

“Jangan menyerah dan jangan bosan untuk menerapkan gaya hidup baru yang lebih bersih dan sehat karena itu bisa menjadi salah satu faktor untuk menuju zona hijau,” tandasnya. (bep/mae)

__Terbit pada
30 Juni, 2020
__Kategori
News