Warga Pertanyakan Pembebasan Jalur SUTT

AIR NAPAL RU – Hingga pertengahan tahun 2020 ini pembangunan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di Kabupaten Bengkulu Utara yang sebelumnya diproyeksikan oleh Pemkab Bengkulu Utara, pembangunannya bakal rampung pada awal tahun 2019 lalu, masih dalam proses pembangunan.
Pantauan RU di lapangan, terlihat sejumlah menara SUTT sudah mulai terpasang di beberapa kecamatan yang dilalui.

Sesuai dengan rencana awal, jaringan SUTT ini akan melintasi 6 kecamatan di Kabupaten Bengkulu Utara. Mulai dari Kecamatan Air Napal hingga Putri Hijau dengan sumber koneksitas dari Lampung dan Palembang.

Kepala Desa Pasar Kerkap, berharap adanya kejelasan terkait pembangunan jaringan SUTT ini. Pasalnya, hingga saat ini proses ganti rugi jalur untuk warga tak kunjung ada kejelasan.

“Kalau menaranya memang sudah dibangun. Tapi untuk ganti rugi jalur belum ada kejelasan,” ujarnya. Dengan kondisi itu, sejumlah masyarakatpun tak jarang meminta kejelasan dari jajaran pemerintah desa.

“Tapi kami tidak bisa menyampaikan apa-apa. Sebab, dari pihak PLN atau Daerah tidak memberikan perkembangan informasi terkait kelanjutan pembangunan tersebut seperti apa,” keluhnya.

Sementara itu, Camat Air Napal, Supandi, SH juga mengaku jika pihaknya belum mengetahui secara detail terkait kapan pelaksanaan ganti rugi jalur akan dilakukan.

“Pihak PLN belum memberikan informasi lagi kepada kami. Yang jelas, kalau menara SUTT sudah mulai dibangun. Kemungkinan besar, setelah menara ini selesai dibangun semua. Baru proses ganti rugi akan dilakukan,” demikian camat. (Sfa)

__Terbit pada
11 Juli, 2020
__Kategori
News