Vakum, Hati-Hati Plot Anggaran BUMDes

PADANG JAYA RU – Perhatian untuk jajaran pemerintah desa (pemdes), terkhusus dalam wilayah Agropolitan (Padang Jaya, Giri Mulya, Lais, Batiknau dan Air Padang). Bagi desa yang sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), tapi belum memiliki kegiatan atau usaha alias vakum. Pemerintah desa harus berhati-hati dalam mengalokasikan dana di APBDes untuk BUMDes. Jangan sampai hal ini menjadi objek temuan auditor, soal penggunaan dana desa.

Camat Padang Jaya, Sri Widodo, S.Pd, M.Pd dikonfirmasi Radar Utara menjelaskan, berkaca pada tahun sebelumnya, penyertaan modal untuk bergulirnya program BUMDes dapat dialokasikan melalui anggaran dana desa. Hanya saja, untuk sekarang masih belum ada petunjuk apakah masih diberlakukan penyertaan modal atau malah sebaliknya.

“Penyertaan modal dalam program BUMDes tentu harus sejalan dengan program yang tengah digagas oleh pemerintah desa. Artinya, pemdes harus benar-benar teliti dalam penganggaran kegiatan BUMDes. Namun berkaca pada perjalanan program dana desa, memang diperkenankan untuk penyertaan modal itu,” katanya.

Dijelaskan Widodo, dalam praktik di lapangan, perjalanan BUMDes haruslah aktif. Artinya penentuan dan pengalokasiannya tentu harus melibatkan warga setempat.

“Dokumen AD/ART, petunjuk teknis (juknis) pengelolaan dan operasional juga harus jelas. Makanya kita terus mengingatkan agar penganggaran kegiatan BUMDes harus lebih teliti dan jelas,” pintanya.

Begitupula sikap transparan dalam penggunaan modal dasar. Dimana, lanjut dia, perjalanan program BUMDes haruslah menitikberatkan keterbukaan informasi.

“Karena jangan sampai muncul asumsi, jika dana yang dikucurkan untuk BUMDes telah diselewengkan,” imbaunya.

Disinggung progres pembentukan dan perjalanan BUMDes? Sejauh ini, kata Mantan Kepala UPT Dispendik wilayah IIII, setiap desa sudah membentuk BUMDes. Hanya saja, imbuh dia, secara pasti soal legalitas BUMDes, hal itu tengah menjadi pembahasan.

“Maka dari itu, dalam waktu dekat ini pula, Baik pengelola BUMDes dan Pemdes akan kita pertemukan. Selain untuk mengevaluasi perjalanan BUMDes, kita juga akan mengingatkan untuk optimalkan kegiatan BUMDes itu,” singkatnya. (jho)