Tuntut Izin Hiburan, Ratusan Pekerja Seni “Goyang” Kantor Bupati

ARGA MAKMUR RU – Kamis (30/7) ratusan pekerja seni yang tergabung dalam Persatuan Pekerja Seni Bengkulu Utara (PPSBU), melakukan aksi turun ke jalan menuntut pemerintah untuk mengijinkan manggung kembali. Aksi yang berlangsung damai ini, diawali dengan seluruh pekerja seni berjalan kaki dari Alun Alun Rajo Malim Paduko menuju Bundaran Arga Makmur dan berkumpul atau melakukan aksi di depan Kantor Bupati Bengkulu Utara (BU).

Rombongan sempat tertahan di depan pagar lantaran tidak diperbolehkan masuk oleh pihak kepolisian yang menjaga pintu gerbang Kantor Bupati, namun terpantau masih kondusif dan terkendali.

Namun, setelah dilakukan negosiasi, diputuskan 8 orang perwakilan dari PPSBU yang diperkenankan untuk masuk ke Kantor Bupati dan berdiskusi dengan pihak Pemkab BU yang diwakili oleh Sekdakab BU, Dr Haryadi, S.Pd, MM, M.Si.



Widayadi selaku Koordinator negosiasi kepada awak media mengatakan, berdasarkan hasil pertemuan yang telah dilakukan hari ini, didapati kesepakan untuk tuntutan yang diminta oleh pihak PPSBU dalam waktu dekat belum bisa dilaksanakan.

Hal ini dikarenakan, bertepatan dengan waktu libur lebaran dan libur jam kantor, sehingga keputusan akan kembali dibahas di minggu depan.

“Kita sudah diterima dan bertemu dengan Pemkab BU, namun karena bertepatan dengan waktu libur lebaran, maka pertemuan kali ini belum mendapatkan kesepakatan apapun,” jelasnya.

Ditambah, pihaknya siap mematuhi semua aturan yang nantinya akan dikeluarkan oleh pihak pemerintah terutama yang berkaitan dengan protokoler kesehatan, asalkan ijin untuk tampil kembali dikeluarkan, karena diketahui mereka sudah vakum sejak pertengahan Maret lalu.

PPSBU juga mengingatkan Pemkab BU untuk menanggapi permintaan PPSBU dan memberikan keputusan yang bisa dijalankan bersama, karena jika nanti tidak ada tindakan maka dipastikan pihaknya akan kembali melakukan aksi yang lebih besar lagi.

“Kami harap ada keputusan yang terbaik dari Pemkab BU, karena jika sampai tidak ada tindakan maka kami akan kembali melakukan aksi yang lebih besar lagi,” tukasnya.

Sementara itu, Sekdakab BU, Dr Haryadi, S.Pd, MM, M.Si berjanji akan secepatnya mengambil tindakan terkait permintaan dari para pelaku seni ini, karena mereka adalah bagian dari masyarakat BU.



Setelah lebaran Idul Adha ini dipastikan pihaknya akan berkoordinasi dengan unsur pimpinan dan merumuskan keputusan bersama dan nantinya kemungkinan akan kembali mengundang perwakilan dari PPSBU untuk kembali berdiskusi.

“Kita sambut baik maksud dan kedatangan dari semua pelaku seni di BU, secepatnya kita harapkan bersama ada keputusan yang terbaik,” ungkap Sekda. (mae)

__Terbit pada
30 Juli, 2020
__Kategori
News