Tagih Pembayaran DO, Pintu Masuk PT K3 Diportal

KETAHUN RU – Aksi penutupan atau pemortalan pintu masuk perusahaan PT K3 di Kecamatan Ketahun dilakukan oleh para toke sawit di Kecamatan Ketahun, Senin (29/6) kemarin. Aksi ini dilakukan, untuk menagih pembayaran delivery order (DO) yang belum menuai kejelasan dari CV Karya Utama (KU) selaku rekanan yang bertangungjawab atas pengelolaan DO para toke di PT K3.

Pada aksi tersebut, aparat kepolisian dari Mapolsek Ketahun, turut ke lapangan dan memfasilitasi aksi yang dilakukan para toke agar dapat ditemui oleh managemen PT K3. Sayangnya, pertemuan bersama managemen PT K3 ini, kembali menemukan jalan buntu.

“Kita menuntut pembayaran uang DO kami sesuai dengan yang kita sampaikan pada pertemuan di kantor Camat Ketahun. Ternyata, belum ada solusi untuk kami,” terang salah satu perwakilan toke, Hartawan.

Diakui Hartawan, pada pertemuan singkat yang berlangsung di PT K3 kemarin, perusahaan dan kepolisian akan mempertemukan pihaknya bersama CV KU selaku pihak yang bertangungjawab atas pembayaran DO para toke. “Besok (hari ini, Red) kami akan ditemukan dengan pihak CV KU. Intinya, perwakilan kami diminta lima orang,” imbuhnya.

Terpisah, Kapolsek Ketahun, Iptu Teguh Ari Aji membenarkan aksi pemortalan oleh para toke sawit di jalur masuk PT K3. Kata Kapolsek, aksi ini masih terkait persoalan pembayaran DO.

“Kami fasilitasi bertemu dengan managemen PT K3 namun belum membuahkan solusi tapi kita akan tindaklanjuti aksi ini dengan mempertemukan para Toke dengan CV KU. Untuk sementara, situasi di lapangan dalam keadaan kondusif dan terkendali,” terang Kapolsek.

PULUHAN toke sawit di Kecamatan Ketahun menggelar aksi menutup akses masuk ke PT K3.

Seperti diketahui, puluhan toke sawit Kecamatan Ketahun itu sudah melayangkan protesnya dengan mendatangi kantor Camat Ketahun, sekitar dua minggu lalu. Bahkan, bersama tripika Ketahun, pihak Kecamatan telah memfasilitasi para toke ini untuk duduk bersama dengan managemen perusahaan serta perwakilan CV KU untuk menuntaskan persoalan ini.

Sayangnya, pertemua itu belum membuahkan hasil karena keduabelah pihak masih keukeh dengan pendiriannya sehingga menemui jalan buntu. (sig)

__Terbit pada
30 Juni, 2020
__Kategori
News