Strategi Politik Relatif Sama

ARGA MAKMUR RU – Strategi politik dalam perhelatan pemilu legislatif (pilleg) yang dijadwal 17 April 2019 mendatang, relatif tidak ada perubahan yang signifikan. Namun begitu, potensi money politic alias politik uang, diprediksi bakal meningkat. Hal ini dikaji berdasarkan penegasan pasal dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) yang tidak menempatkan penerima money politik, sebagai pelaku pelanggaran. Pelanggaran pemilu hanya bagi orang yang memberikan sesuatu dengan tujuan mempengaruhi calon mata pilih.

Pantauan Radar Utara, dalam desain yang akan dirancang KPU Bengkulu Utara (BU), perhelatan politik di daerah ini masih relatif tidak berubah. Karena daerah pemilihan serta alokasi kursi legislatif pun, masih sama dengan pemilu legislatif 2014 lalu.

Sedangkan rancangan rombak dapil yang sempat digagas KPU BU, meski akhirnya kandas, memastikan pemilu di daerah ini hanya mengacu 4 dapil yakni Dapil I dengan komposisi Kecamatan Arga Makmur, Arma Jaya, Enggano.

Dapil 2 ditempati Putri Hijau, Ketahun, Napal Putih, Ulok Kupai, Pinang Raya dan Marga Sakti Sebelat, Dapil 3 ditempati oleh Kecamatan Padang Jaya, Air Padang dan Giri Mulya serta Dapil 4 yang berkomposisikan Hulu Palik, Tanjung Agung Palik, Air Besi, Air Napal, Lais dan Batiknau.

Divisi Teknis Penyelenggara KPU Bengkulu Utara (BU), Joniadi, SP, M.Si menerangkan, perombakan dapil sebelumnya sempat akan dilakukan oleh KPU.

Hanya saja, lanjut dia, untuk pelaksanaannya, tetap mengacu pada tata atur dan mekanisme penyelenggaraan pemilu yang mengacu pada UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dalam penegasan klausa UU Pemilu, Bengkulu Utara relatif belum bisa melakukan perombakan karena dapil maksimal baru bisa dilakukan perubahan, jika sudah mencapai 12 kursi. Sementara untuk hasil pemilu 2014 lalu, masih menempatkan 11 kursi yang diraih oleh dapil 2.

“Relatif, komposisi dapilnya masih sama dengan pemilu 2014 lalu,” papar Joniadi, kemarin.

Jelang pelaksanaan tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih yang jadwalnya akan dilaksanakann pada 17 April hingga 15 Mei 2018, pihaknya harus mempersiapkan rancangan dapil yang akan diacu pada pemilu 2019 mendatang.

“Besok (hari ini,red) kita akan menyampaikan rancangan ini bersama dengan lintas sektor,” tukasnya. (bep)