Sonti: Pembakaran Bendera PDIP, Harus Diusut Tuntas

PDIP BU Dukung Polri

ARGA MAKMUR RU – Langkah masif agaknya tengah terjadi di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP. Setelah “memerahkan” jagat maya. Teranyar, pengurus daerah seolah menyatukan suara, untuk mendesak Polri mengusut tuntas aksi pembakaran Bendera PDIP dalam demonstrasi mendesak pembatalan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP yang berujung dengan penundaan itu.

Partai pendukung pemerintah itu pun meyakini, keberadaan aktor intelektual atas aksi yang menyinggung partai dengan berlambang Banteng itu
“Kami mendukung Polri, untuk mengusut tuntas atas aksi pembakaran atribut PDIP di Jakarta.

Karena itu, kami di jajaran pengurus daerah, menyampaikan sikap partai atas aksi yang kami nilai melibatkan aktor intelektual itu,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bengkulu Utara, Sonti Bakara, SH, di Mapolres BU, Senin (29/6).

Turut disampaikan di depan Kapolres Anton S Hartanto, Sonti juga menyampaikan ketersinggungan partainya atas tudingan miring antek-antek PKI terhadap partainya. Padahal, lanjut Sonti, PDIP sejak awal sangat konsen dengan Pancasila yang merupakan landasan idil dan dasar bangsa, lantaran sumber hukum dan segala hukum.

Karenanya, Ketua DPRD BU itu menerangkan, Pancasila tidak berada di dalam struktur hukum yang menempatkan UUD 1945, sebagai pemuncaknya yang disusul dengan Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Presiden hingga Peraturan Daerah.

“Lalu dimana letak Pancasila? tentu berada di posisi tertinggi, karena ia merupakan sumber hukum dan segala sumber hukum yang ada di Indonesia,” tegasnya, sembari menyerahkan pernyataan sikap dan flash disk berisikan visual dan foto aksi demo pembakaran bendera PDIP kepada Kapolres.

Terpisah, Kapolres BU AKBP Anton Setyo Hartanto, SIK, MH, mengamini adanya penyampaian sikap PDIP BU itu, di kantornya, kemarin. Anton menegaskan, Polri yang menangani laporan dalam hal ini Bareskrim Mabes Polri, dipastikan akan profesional dalam menangani persoalan yang terjadi. Seturut dengan akan digelarnya proses elektoral di daerah, Kapolres meminta kader hingga simpatisan PDIP di daerah untuk turut mendukung, upaya menjaga iklim kamtibmas di daerah yang kondusif.

“Kami memberikan apresiasi atas penyampaian dukungan moril ini kepada Polri dan Polri akan profesional. Seturut dengan hal itu, kami pun mengharapkan, agar pihak-pihak terkait bisa menahan diri dan tidak terprovokasi agar iklim kamtibmas di daerah menjelang Pilkada tetap kondisif dan terjaga,” pungkasnya. (bep)

__Terbit pada
30 Juni, 2020
__Kategori
News