Soal Sampah, Pemerintah Daerah Diminta Bersikap

AIR NAPAL RU – Tumpukan sampah di jalan lintas tengah Kabupaten Bengkulu Utara, tepatnya di perbatasan antara Desa Air Napal, Kecamatan Air Napal dan Desa Sawang Lebar Ilir, Kecamatan Tanjung Agung Palik hingga saat ini belum mendapatkan penanganan konkret dari pihak terkait. Padahal, jalur ini merupakan jalan akses utama antar kabupaten yang tak jarang dilewati oleh para penjabat.

Pantauan RU, tumpukan sampah limbah rumah tangga itu kondisinya terus bertambah, selain menjadi polusi mata. Keberadaannya juga mengakibatkan polusi udara karena mengeluarkan bau tak sedap.

Menyikapi fenomena itu, Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Air Napal, Fauzul Khabir, S.Ip berharap pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui dinas terkait memberikan solusi konkret agar perilaku buang sampah sembarangan tidak terulang lagi.

“Kecamatan Air Napal ini harus ada Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Jika hanya dibersihkan saja itu tidak menjadi solusi. Sebab, warga tetap akan buang sampah di sana. Baik warga dari Air Napal sendiri maupun dari luar kecamatan yang melintas di sana,” jelasnya.

Sebab itu, pihaknya berharap OPD turun tangan dalam penanganan persoalan ini.

“Jika memang perlu lahan atau bagaimana segera dibicarakan saja. Yang jelas, jika tidak ada TPA perilaku buang sampah sembarangan pasti akan terus berulang,” tandasnya. (**) 

 

__Terbit pada
13 Januari, 2021
__Kategori
Metropolis