Rombongan Kadinkes Lebong Terlibat Tabrakan Beruntun

TUBEI RU – Niat Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Lebong, Rachman, SKM, M.Si beserta rombongan, Selasa (12/1) kemarin, ingin meninjau lokasi pemakaman pasien Covid-19 di Desa Bajok, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong, malah berujung petaka.

“Iya, (kecelakaan, red) di Rimbo Pengadang. Tapi kami tidak apa-apa. Tadi, ada pasien Covid-19 mau dimakamkan di Desa Bajok. Jadi, tadi cek ke lokasi terkait kesiapan protokol kesehatan,” kata Rachman.

Dia menambahkan, pasien positif Covid-19 asal Kabupaten Lebong yang dimakamkan itu kasus ke 3.907 di Provinsi Bengkulu, dan kasus ke 41 di Kabupaten Lebong.

“Lebong kasus ke 41 dengan jenis kelamin perempuan berusia 45 tahun meninggal di Rumah Sakit M Yunus Bengkulu. Artinya, ada dua pasien Covid-19 yang sudah meninggal dunia. Pertama dimakamkan di Bengkulu. Kedua di Lebong,” jelasnya.

Saat ini di Lebong ada 42 kasus warga asal Kabupaten Lebong terpapar Covid-19. Dari jumlah itu, dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan, 33 dinyatakan sembuh, dan 7 pasien masih melakukan isolasi mandiri dan perawatan.

“Isolasi atau perawatan tinggal tujuh lagi,” tutup Rachman.

Terpisah, Kapolres Lebong, AKBP. Ichsan Nur, SIk melalui Kapolsek Rimbo Pengadang, IPTU. Suroso Risdianto membenarkan telah terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya itu.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/1) sekitar Pukul 11.12 WIB di jalan lintas Curup – Muara Aman tepatnya di Kelurahan Rimbo Pengadang, Kecamatan Rimbo Pengadang.

Tabrakan beruntun itu melibatkan mobil dinas, milik Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong jenis Avanza nopol BD 1304 HY yang dikendarai, Rekso Wardoyo seorang anggota kepolisian setempat dengan penumpang Kadis Kesehatan Lebong, Rachman dan satu rekannya lagi.

Sedangkan, mobil Cayla BD 1867 CS warna putih dikemudikan, Pardamean Tampubolon (43) warga Batu Galing, Kabupaten Rejang Lebong, dengan penumpang satu orang istri dan dua anaknya.

Sementara, mobil Carry BD 9089 YA warna biru dikemudikan, Topik Tampubolon warga Batu Galing, Kabupaten Rejang Lebong.
Dijelaskan Kapolsek, kronologis kejadian berawal saat mobil Avanza melaju dari arah Curup menuju Lebong. Hanya saja, saat melaju di tikungan tajam dan berliku dari arah berlawanan melaju juga mobil Cayla, sehingga terjadilah tabrakan.

“Pada saat bersamaan mobil Carry biru yang melaju di belakang Cayla putih menabrak akibat pengereman mendadak,” jelas Kapolsek.

Lanjutnya, saat mobil rombongan tersebut melewati lokasi kejadian jalan menikung kanan di lihat dari arah curup menuju muara aman.

“Kecelakaan beruntun tidak dapat dielakkan karena diduga akibat kecepatan yang cukup tinggi sedangkan kondisi jalan sempit dan tikungan ganda yang tajam,” tukasnya.

Dalam peristiwa nahas tersebut, pengemudi Avanza tidak mengalami luka. Begitu pula dengan pengemudi Cayla beserta penumpangnya. Sedangkan, pengemudi Carry biru mengalami luka ringan di bagian kening.

Sementara itu, kerusakan dalam insiden itu mobil Avanza mengalami kerusakan bagian depan sebelah kanan, Cayla putih mengalami kerusakan bagian depan sebelah kanan, retak kaca depan sebelah kiri dan kempot bagian belakang, serta mobil Carry biru kempot bagian depan.

“Kerugian ditafsir capai Rp 30 juta. Kita telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti,” demikian Kapolsek. (oce)

__Terbit pada
13 Januari, 2021
__Kategori
Rejang Lebong