Polda Lirik Dana Hibah Untuk KONI

  • Saat PORWIL

BENGKULU RU – Dana hibah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu, yang salah satunya saat Pekan Olahraga Wilayah (PORWIL) X se-Sumatera tahun 2019, disebutkan mulai dilirik Polda Bengkulu. Bahkan diketahui tim penyidik Subdit Tipikor Polda tengah melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan (Puldata & Pulbaket).

Informasi ini diketahui setelah Rabu (13/1) kemarin, Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bengkulu, Edwar Samsi, S.Ip, MM dimintai klarifikasi. Juga dikabarkan, sampai saat ini beberapa pihak terkait lainnya sudah dimintai klarifikasi.

“Kehadiran saya ke Polda, sengaja untuk memenuhi panggilan penyidik. Salah satunya berkaitan dengan indikasi korupsi dana hibah KONI tahun anggaran 2020 dan PORWIL tahun 2019 lalu,” ungkap Edwar dikonfirmasi usai memenuhi panggilan penyidik Polda Bengkulu.

Menurutnya, saat dimintai klarifikasi, Ia menjelaskan kepada penyidik jika baru menjabat sebagai Ketua Pengprov FPTI Bengkulu, yakni 27 Februari 2020.

“Selain itu penyidik juga menanyakan beberapa hal terkait bonus atlet dan pelatih berprestasi dalam PORWIL. Kemudian juga soal biaya technical meeting (TC) untuk PON di Papua,” ujar Edwar.

Lebih jauh dikatakannya, untuk PON di Papua itu, FPTI sendiri rencananya mengutus 2 atlet dan saat ini tengah mengikuti TC di Purbolinggo.

“Sampai sekarang anggaran akomodasi dan gizi serta uang saku, sama sekali tidak ada. Kita sudah pernah mengajukan pencairan dana tersebut, namun sampai saat ini belum kunjung dicairkan,” singkat Edwar. (tux)

__Terbit pada
14 Januari, 2021
__Kategori
Kota Bengkulu