Polantas Tutup “Ranjau” Jalan

ARGA MKAMUR RU – Kesekian kalinya, Satuan Lalulintas Polres Bengkulu Utara (BU), menampal lubang di jalan. Aksi sosial ini, ali-alih untuk mencegah kecelakaan lalulintas yang tak hanya menyebabkan kerugian bagi korbannya. Bahkan, tak tertutup kemungkinan menyebabkan kematian.

Kapolres BU, AKBP Anton Setyo Hartanto, S.Ik, MH melalui Kasat Lantas, IPTU Yenni F, SH, menyampaikan, selain menyelenggarakan operasi dialogis dalam upaya menekan angka pelanggaran tertib lalulintas, giat sosial seperti menampal lubang di jalan raya, juga bermaksud mencegah terjadinya angka kecelakaan lalulintas di jalan raya.

Karena setidaknya ada 3 faktor yang menyebabkan timbulnya kecelakaan itu terjadi. Pertama, adalah faktor topologi atau geografis wilayah, selanjut faktor manusia dan ketiga adalah faktor sarana dan prasana jalan.

“Semoga dengan langkah kecil namun konkret ini, berimplikasi besar bagi masyarakat. Khususnya pengguna kendaraan,” kata Yenni yang turut mengaduk semen dan pasir di bilangan Pasar Purwodadi, kemarin.

Bersamaan dengan Operasi Yustisi yang akan dilakukan selama sepekan, terkait penerapan Peraturan Bupati Nomor 50 Tahun 2020 tentang Tertib Protokol Kesehatan (Prokes) dalam upaya pencegahan Covid-19 dan penerapan sanksi pelanggaran prokes di tengah pandemi Covid-19, perwira yang sebelumnya menjabat Kapolsek Lais itu, mengimbau agar masyarakat khususnya pengguna jalan, untuk tertib prokes.

Lebih-lebih, kemunculan kasus positif Covid-19 yang masih terus muncul di kawasan Provinsi Bengkulu. Bersambung…… (Baca selengkapnya di Koran Harian Radar Utara edisi Senin, 21 September 2020)

 

__Terbit pada
21 September, 2020
__Kategori
News