Petugas Diswab, Puskesmas Ponduk Suguh Tutup

MUKOMUKO RU – Puskesmas Pondok Suguh tutup total lantaran para petugas kesehatan harus menjalani swab tes. Tutupnya Puskesmas Pondok Suguh itu bermula dari adanya seorang warga Kecamatan Pondok Suguh diduga dinyatakan positif terpapar Covid-19 setelah menjalani Swab Tes di Rumah Sakit Harapan dan Do’a (RSHD) Kota Bengkulu dan ini menjadi kasus 02 Covid di Kabupaten Mukomuko.

Ternyata, Pasien 02 tersebut, pernah berobat ke Puskesmas Pondok Suguh pada tanggal 1 September lalu dengan keluhan sesak nafas. Ia dirawat selama 1 hari di Puskesmas Pondok Suguh. Kemudian pada tanggal 2 September, pasien tersebut dirujuk ke Bengkulu dengan keluhan sesak nafas, hypertensi dan hemoglobin (Hb) rendah.

Hal ini diutarakan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo, SKM, selaku juru bicara Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Mukomuko. “Menurut informasi, pasien tersebut juga menderita kencing manis, usianya memang sudah 55 tahun.

Dia sering berobat ke Bengkulu. Nah pas tanggal 1 September ia sesak nafas, kemudian dirawat di Puskesmas Pondok Suguh. Sempat dirawat semalam tapi tanggal 2 di rujuk ke Bengkulu (RSHD). Pada tanggal 3 September dilakukan Swab Tes di RSHD dan pada tanggal 6 September pasien pulang kembali ke Pondok Suguh.

Kemudian Sabtu kemarin, tanggal 12 September, pasien tersebut berangkat lagi ke Bengkulu, rencananya mau kontrol kesehatan. Di jalan, dapat kabar hasil swab-nya keluar dan pasien tersebut terkonfirmasi positif covid 19,” beber Bustam.

Lanjutnya, karena pasien tersebut sementara tidak ada keluhan atau gejala klinis Covid-19, ia diminta isolasi mandiri di rumah dengan diawasi oleh pihak Kecamatan, Polsek, Puskemas dan Koramil. “Semalam dia langsung pulang ke Pondok Suguh. Orang rumah sakit Bengkulu nyuruh isolasi mandiri karena memang tidak ada keluhan,” ungkapnya.

Sebagai langkah antisipatif, lanjut Bustam, karena sebelumnya pasien ini pernah dirawat di Puskesmas Pondok Suguh, Puskesmas Pondok Suguh untuk sementara waktu ditutup dari semua aktifitas. Selain itu, semua tenaga medis diminta untuk isolasi mandiri karena pasien pernah dirawat selama 1 hari di Puskesmas tersebut.
“Kita telah lakukan swab kepada tenaga medis yang bertugas di Puskemas Pondok Suguh,” jelasnya.

Ditanya dimana pasien tertular, Bustam mengatakan, bahwa saat ini petugas belum mengetahui dimana pasien ini tertular dan kontak fisik dengan siapa karena masih melakukan penelusuran.

“Kita masih dalam penelurusan dan tracking dimana pasien tertular dan kontak fisik dengan siapa saja. Dengan adanya kasus ini sehingga di Kabupaten Mukomuko sudah ada 2 warga yang terpapar Covid-19. Pertama warga di Kecamatan Ipuh dan Kedua di Kecamatan Pondok Suguh ini,” pungkasnya. (rel)

__Terbit pada
15 September, 2020
__Kategori
Mukomuko