Penyebar Konten Pornografi Diringkus Polisi

MUKOMUKO RU – Jajaran Sat Reskrim Polres Mukomuko, Polda Bengkulu telah meringkus inisial RA 22 tahun warga Desa Lalang Luas Kecamatan V Koto. Pelaku diduga sebagai otak penyebar konten pornografi ke sosmed WhatsApp (WA) group dan Facebook (Fb).

“Benar, hari Selasa (15/9) sore di Desa Lubuk Pinang Kecamatan Lubuk Pinang, kami melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku yang telah melakukan dugaan tindak pidana penyebaran pornografi ke sosmed.

Dari tangan pelaku, kita juga amankan satu buah hand phon (HP) merk Oppo A12 warna hitam,” tegas Kapolres Mukomuko, Polda Bengkulu, AKBP. Andy Arisandi, SH, S.IK, MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu, Teguh Ari Aji, S.IK, ketika dikonfirmasi, Rabu (16/9) pagi kemarin.

Akibat perbuatanya, pelaku langsung digelandang ke Polres Mukomuko untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Kasat juga memastikan, jika pelaku terbukti bersalah maka akan dijerat Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat (1) Undang – undang (UU) Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dan Pasal 27 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

“Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan atau menyediakan pornografi sebagaimana yang dimaksud dalam UU tentang pornografi dan UU ITE, bisa diancam dengan pidana penjara selama 6 tahun atau denda Rp 1 miliar,” terangnya.

Hingga sekarang, terduga pelaku penyebar konten pornografi dan barang bukti masih diamankan di Polres Mukomuko. Kasat juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah hukum Mapolres Mukomuko agar selalu bijak dalam menggunakan sosial media.

“Bijaklah menggunakan sosial media. Jangan pernah melakukan penyebaran konten pornografi, penyebaran SARA, dan penyebaran hal lain yang bertentangan dengan hukum. Cukup kejadian ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat,” ingat, Kasat Reskrim Polres Mukomuko, Iptu. Teguh Ari Aji, S.Ik. (rel)

__Terbit pada
17 September, 2020
__Kategori
Mukomuko