Pendaftar Minim, Penjaringan Perangkat Ditunda

AIR BESI RU – Pelaksanaan penjaringan perangkat desa Tanjung Karet, Kecamatan Air Besi yang dijadwalkan dalam minggu ini diselenggarakan tahapan seleksinya, terpaksa harus ditunda untuk beberapa hari kedepan. Sebab, jumlah pendaftarnya dinilai belum mencukupi jumlah kuota kursi perangkat desa yang diperebutkan.

Kepala Desa Tanjung Karet, Ariandi, ketika dikonfirmasi RU mengatakan ada 10 jabatan perangkat desa yang saat ini dibuka pendaftarannya oleh Panitia Penjaringan Perangkat Desa (PPKD) Tanjung Karet, sesuai dengan kebutuhan jumlah perangkat Desa Tanjung Karet.

“Ada 10 kursi perangkat yang diperebutkan dalam pelaksanaan seleksi ini, mulai dari Sekdes, Kasi, Kaur dan Kadun,” ujarnya.

Hanya saja pelaksanaan yang dideadline oleh Pemerintah Kecamatan Air Besi tuntas seluruhnya sebelum akhir Februari ini, terpaksa harus kembali dilakukan penundaan lantaran jumlah pendaftar perangkat desa belum memenuhi syarat.

“Sampai saat ini total pendaftar perangkat desa ini baru ada 6 orang sesuai dengan berkas yang telah diserahkan kepada panitia dan telah memenuhi syarat dan ketentuan sebagai calon perangkat. Itu artinya jika masing-masing jabatan minimal 2 calon, masih kekurangan pendaftar sebanyak 14 orang lagi untuk pelaksanaan tersebut,” jelas Kades.

Ditambahkan kades, meski saat ini belum bisa diselenggarakan, namun pihaknya telah melakukan sejumlah upaya untuk memenuhi kuota yang dibutuhkan tersebut. Sejumlah calon pendaftar saat ini sudah banyak yang telah mengurus sejumlah persyaratan untuk menjadi calon peserta penjaringan perangkat desa ini.

“Mudah-mudahan tiga hari kedepan jumlah calon pendaftar perangkat desa ini terpenuhi,” terangnya.

Sementara itu, Camat Air besi, Jon Kenedi, S.Sos ketika dikonfirmasi RU membenarkan tahapan seleksi perangkat desa ini sudah mulai berjalan. Itu juga terlihat tambah camat, dari sejumlah warga yang saat ini mengurus sejumlah persyaratan administrasi di Kantor Camat.

“Mudah-mudahan pelaksnaanya sesuai dengan ketentuan dan waktu yang telah kita berikan yaitu tuntas sebelum akhir Januari 2018 ini,” tandasnya. (sfa)