Pelajar SMKN 3 BU Dibekali Mitigasi Bencana

PADANG JAYA RU – Pihak SMK Negeri 3 Bengkulu Utara Kecamatan Padang Jaya bersama Dinas Sosial Provinsi Bengkulu dan Dinas Sosial Kabupaten Bengkulu Utara, Rabu (16/9) kemarin menggelar simulasi tanggap bencana.

Hal ini dilakukan karena provinsi Bengkulu termasuk Bengkulu Utara merupakan daerah yang rawan dengan bencana baik bencana alam maupun non alam, seperti wabah virus corona yang masih mewabah hingga saat ini.

Kepala SMKN 3 Bengkulu Utara, Saipul, S.Pd mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut program kerjasama antara kementerian sosial dan kementerian pendidikan dalam upaya mitigasi bencana. Salah satu pembelajaran penting yang harus dimiliki oleh para pelajar saat menghadapi Bencana.

Untuk itu pengetahuan dan kemampuan para taruna harus terus diasah, yang salah satunya melalui sosialisasi dan simulasi secara langsung. “Target dilaksanakan kegiatan ini adalah memberi edukasi kepada peserta didik terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Paling tidak mereka berani bertindak untuk menyelamatkan diri sendri dan melakukan evakuasi sederhana apabila terjadi bencana,” jelas Saipul.
Sementara itu, Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Mian yang juga hadir ditengah acara, menekankan agar semua pihak termasuk sekolah dan kegiatan didalamnya, agar terus mentaati protokol kesehatan ditengah pandemi virus corona yang masih terus mewabah.

Kita harus terus waspada, jangan sampai lengah karena covid 19 masih mewabah hingga saat ini,” tegas Mian.  Dalam kesempatan ini, Bupati Mian juga menyampaikan bahwa Bengkulu Utara merupakan salah satu daerah yang rawan sekali terhadap bencana alam maupun non alam, terutama gempa bumi. Untuk itu sosialisasi yang dilakukan oleh SMKN 3 ini dinilai sangatlah pas dan tepat.

Karena selain menyiapkan taruna yang tanggap bencana, kegiatan ini juga menjadi bagian dari program pemerintah untuk selalu memberikan edukasi terhadap seluruh masyarakat untuk waspada terhadap segala macam bencana yang bisa menimpa kita kapan saja.

“Para anak didik bahkan siapapun sangat penting untuk mengetahui materi tanggap bencana. Mereka harus kita berikan pengetahuan tentang cara pencegahan dini dan tindakan antisipasi apabila terjadi bencana, agar tetap tenang atau tidak panik,” pungkasnya. (jho)

__Terbit pada
17 September, 2020
__Kategori
Agropolitan