Pegiat Anti Korupsi Dukung Kejaksaan Usut Korupsi

ARGA MAKMUR RU – Pengusutan dugaan korupsi lintas sektor oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara (BU), mendapatkan dukungan pegiat anti korupsi di kabupaten ini. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) BU, Elwin Agustian Khahar, SH, MH, menegaskan, pihaknya terus konsisten dalam mengawal kegiatan anggaran di daerah, agar berjalan sesuai aturan dan tanpa penyalahgunaan.

“Kami memberikan apresiasi atas dukungan teman-teman pegiat anti korupsi. Karena kejaksaan tetap fokus dan serius terkait dengan persoalan korupsi ini,” kata Elwin di halaman kantornya, kemarin.

Dalam upaya itu, lanjut Elwin, sembari mengerjakan tugas-tugas penyidikan dugaan korupsi yang tengah berjalan serta pendampingan kegiatan anggaran, salah satunya terkait dengan penyelenggaraan program Covid-19 yang memiliki anggaran Rp 109 miliar itu, kejaksaan juga membangun sistem kendali internal sebagai bentuk semangat integritas dan birokrasi bersih di lingkungan kejaksaan itu sendiri.

Salah satunya, lanjut dia, dengan dibangunnya Wilayah Bebas Korupsi (WBK) yang juga menjadi konsen Kejaksaan Agung. Elwin pun turut menyentil kembali, soal ancaman berat untuk korupsi dana Covid-19.

“Termasuk juga dengan penyelenggaraan dana Covid-19 di daerah. Kami sudah mendampingi, kami sudah mengimbau agar tidak terjadi penyelewenangan. Manakala tetap terjadi? maka konsekwensinya sudah saya tegaskan sejak awal, kami akan menggunakan pasal maksimal,” pungkasnya menegaskan.

Pantauan Radar Utara, orasi di Kantor Kejari BU kemarin yang dimotori pegiat anti korupsi, turut menjadi surprise tersendiri dan dukungan moral kepada Korps Adhyaksa yang bersamaan pula dengan hari ulang tahun salah satu pejabat teras Kejari BU, Denny Agustian, SH, MH yang kini menjabat sebagai Kasi Intel. (bep)

__Terbit pada
6 Agustus, 2020
__Kategori
News