Papan Informasi Pembangunan Jembatan TAP Dipertanyakan

TAP RU – Transparansi pembangunan Jembatan di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung Palik, Kabupaten Bengkulu Utara dipertanyakan sejumlah pihak. Pasalnya, di lokasi pembangunan tidak terlihat adanya papan informasi atau papan proyek.

Pelaksana kegiatan pembangunan jembatan, M. Arif ketika dikonfirmasi RU dilokasi pekerjaan menerangkan, dalam pembangunan jembatan tersebut pihaknya telah memasang papan proyek. Hanya saja, letaknya sedikit jauh dari titik pembangunan jembatan.

“Ada, papan proyeknya. Tapi tidak di lingkungan jembatan namun di pinggir jalan tepatnya di depan pemakaman umum Desa Tanjung Agung atau sekitar 50 meter dari proyek jembatan,” jelasnya.

Ia mengaku pemasangan papan proyek ini sengaja diletakan di lokasi tersebut agar tidak menggangu aktifitas pembangunan jembatan.

“Kalau kami pasang di sana (jembatan). Nanti malah mengganggu pekerjaan pembangunan jembatan. Sebab, tanggal 20 nanti kerangka baja jembatan akan sampai. Mau tidak mau jika di pasang di sana harus dipindahkan juga,” akunya.

Lebih dari itu, ia juga menerangkan dalam proyek tersebut juga bukan hanya fokus pada pembangunan jembatan semata, namun juga akan dilaksanakan pembangunan jalan, tepatnya dari titik jembatan hingga Simpang Empat Desa Tanjung Agung untuk yang arah ke Bengkulu.

Sementara untuk arah ke Kota Arga Makmur pembangunan jalan akan dilakukan hingga depan simpang Kantor Camat TAP. “Jadi pekerjaan kami sampai simpang 4 sana. Jadi lokasi pemasangan papan proyek ini termasuk di titik fokus pembangunan kami,” pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang termuat di papan proyek pembangunan jembatan itu, di antaranya menyebutkan sumber anggaran dari Dinas PUPR Provinsi Bengkulu dengan total anggaran senilai Rp 16 Miliar yang dikerjakan oleh PT Roda Teknindo Purajaya dengan waktu pengerjaan selama 173 hari terhitung tanggal kontrak 2 Juli 2020. (sfa)

__Terbit pada
16 September, 2020
__Kategori
Metropolis