Kini, Masuk ke Lebong Wajib Swab Antigen

TUBEI RU – Tim gabungan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebong, telah mendirikan posko di dua perbatasan pintu masuk Lebong. Ini guna meminimalisir terjadinya klaster baru Covid-19 yang masuk, maka setiap orang yang akan masuk ke Lebong, mulai Selasa (20/7/2021) wajib menjalani test swab antigen di posko.

Kedua posko pintu masuk perbatasan yang telah diaktifkan dan dijaga ketat oleh petugas itu yakni, di Desa Tik Tebing, Kecamatan Lebong Atas, perbatasan Kabupaten Lebong antara Kabupaten Bengkulu Utara, dan di Desa Air Dingin, Kecamatan Rimbo Pengadang, perbatasan Kabupaten Lebong dengan Kabupaten Rejang Lebong.

Bahkan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebong telah menyiapkan 10 ribu swab antigen yang akan diperuntukan bagi masyarakat lokal (Lebong) secara gratis. Sedangkan bagi masyarakat luar daerah Lebong yang ingin masuk wajib swab antigen mandiri.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebong, Fakhrurrozi, S.Sos, M.Si selaku Koordinator Satgas Covid-19 Kabupaten Lebong menyatakan, sebanyak 56 personel gabungan baik dari BPBD, Satpol PP, Dinkes, Perhubungan, TNI-Polri maupun instansi terkait dikerahkan untuk siaga di dua posko tersebut, dan siap menghalau para pengguna jalan yang melintasi kawasan perbatasan tersebut.

“Dua posko penyekatan ini disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi para pengguna jalan yang memasuki kawasan Lebong. Pelaksanaan akan mulai berlangsung 21 Juli besok (hari ini, red),” kata Rozi.

Terlebih lagi, Rozi mengimbau pada seluruh masyarakat yang ingin memasuki kawasan Lebong agar mematuhi dan mengikuti prosedur petugas posko dengan kesadaran sendiri.

“Posko penyekatan ini semata-mata bertujuan untuk mencegah agar Covid-19 tak menyebar semakin luas dan juga masuknya masyarakat ke Lebong akan dilakukan swab antigen di tempat secara gratis. Apabila dalam hasil swab antigen nanti dinyatakan positif Covid-19, maka warga akan dipulangkan ke tempat asalnya dengan pengawalan ketat cyber yustisi. Sebaliknya, jika bukan warga Lebong disuruh putar balik,” tegasnya. (oce)