Kasus Positif Covid-19 Tambah 4 dan Sembuh 3

  • Warga Tebing Kaning Negatif

ARGA MAKMUR RU – Berdasarkan hasil pers release dari Satgas Covid-19 Kabupaten Bengkulu Utara (BU), per tanggal 28 Oktober 2020 terdapat penambahan 4 kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Pasien terkonfirmasi tersebut adalah pasien Nomor 31 berjenis kelamin perempuan, usia 39 tahun, asal Kecamatan Arga Makmur memiliki gejala demam, sakit tenggorokan, hilang penciuman, hilang pengecapan, tidak ada riwayat perjalanan dan memiliki kontak erat dengan pasien Nomor 25.

Selanjutnya untuk pasien Nomor 32 berjenis kelamin perempuan, anak usia 1 tahun, tidak ada gejala dan memiliki kontak erat dengan pasien Nomor 25, selanjutnya untuk pasien Nomor 33, berjenis kelamin laki-laki, usia 63 tahun, keluhan demam, sakit tenggorokan, hilang penciuman dan indra pengecepan dan memiliki kontak erat dengan pasien Nomor 26.

Kemudia pasien Nomor 34, berjenis kelamin perempuan, usia 33 tahun, keluhan batuk, pilek, hilang indra penciuman dan tidak ada kontak pasien positif, saat ini keempat pasien ini telah melakukan isolasi mandiri di kediaman masing-masing.
“Ini merupakan cluster baru, yakni cluster keluarga dan cluster bebas,” jelas Kabid P2P Dinkes BU, Ujang Ismail, SKM, M.Ph.

Selain ada penambahan kasus, saat ini juga dilaporkan ada penambahan untuk pasien yang dinyatakan sembuh yakni pasien nomor 27, 28 dan 29 yang telah membaik dan telah selesai menjalankan masa karantinanya.

Selain itu, untuk hasil tes Swab warga di Desa Tebing Kaning Kecamatan Arga Makmur yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu telah keluar, dimana dari 24 warga yang diswab hasilnya negatif.

“Sampai saat ini terdapat 8 pasien lagi yang masih kita lakukan pemantauan, baik yang dirawat di rumah sakit rujukan maupun yang tengah menjalani masa isolasi mandiri,” lanjutnya.

Patuhi 3 M dan Dukung Keluarga Pasien

SEMENTARA, terkait pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) yang dalam minggu ini terus bertambah, yang bahkan menyerang cluster tenaga kesehatan (nakes), keluarga dan cluster bebas.

Kejadian ini sangat wajar jika menjadi perhatian bersama semua pihak dan perlu meningkatkan kembali kewasapadaan diri untuk memastikan tetap sehat.
Ujang meminta, semua masyarakat untuk terus mematuhi 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak atau menjalankan protokoler kesehatan.

“Menjalankan 3 M di tengah masyarakat sampai saat ini masih dianggap penting dan salah satu cara menjaga diri untuk tetap sehat serta menghindari terjangkitnya virus penyakit,” jelasnya.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada semua masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap keluarga pasien terkonfirmasi positif Covid-19, karena itu merupakan salah satu cara untuk mempercepat proses penyembuhan mereka.

“Jangan kita jauhi atau kucilkan pasien dan keluarganya, justru dengan dukungan dan semangat bisa mempercepat proses penyembuhan bagi mereka nantinya,” demikian Ujang. (mae)

__Terbit pada
30 Oktober, 2020
__Kategori
News