Kades “Diproses”, Dana Desa Tak Cair

LAIS RU – Perkara hukum Kepala Desa (Kades) Datar Lebar, Amir yang tengah bergulir di Mapolres Bengkulu Utara (BU), berimbas pelaksanaan program desa. Informasi terhimpun RU, hingga saat ini program dana desa tahap akhir belum dapat dilaksanakan oleh pemerintah desa setempat. Persoalannya, dana desa tahap 20 persen Tahun 2020 belum masuk ke rekening desa alias belum dapat dicairkan.

Plt Kepala Desa (Kades) Datar Lebar, M Dalim dikonfirmasi RU tak menyangkal kabar tersebut. Ia mengaku hingga saat ini transfer dana desa tahap 20 persen tahun lalu, belum masuk ke desa. Kondisi ini dilatarbelakangi adanya program fisik tahap 40 persen gelombang kedua yang masih tanggungjawab Amir belum diselesaikan.

“Memang benar belum cair. Kemungkinan tidak akan cair. Mengingat masih ada kegiatan tahap dua yang belum dilaksanakan,” akunya.

Disinggung soal keberadaan dana program? Ia mengaku dana untuk pembangunan rabat beton itu telah disilpakan. Tak dapat dilaksanakannya pembangunan, dikarenakan sudah melewati tempo.

“Sejatinya fisik pembangunan itu dikerjakan oleh kepala desa definitif. Kesimpulannya, kami pun turut menjadi korban atas permasalahan yang tengah melanda kepala desa,” ungkapnya.

Terkait kelanjutan program dana desa tahap akhir? Pria yang terhitung sejak 8 Desember ditunjuk selaku pelaksana tugas (Plt) kepala desa, pesimis jika program tahap akhir akan dilaksanakan. Begitu pula, transfer dana desa Tahun 2021 yang kemungkinan akan menemui kendala. Mengingat pelaksanaan dana desa Tahun 2020 belum tuntas dilaksanakan.

“Namun kami terus berkoordinasi ke OPD terkait di daerah. Sempat pula dikabarkan akan ada solusi agar program dana desa tahun ini tetap terlaksana,” ujarnya.

Terkait status kepala desa definitif? Ia mengaku perihal Siltap kepala desa definitif tetap dicairkan hingga Desember, sesuai Intruksi daerah.

“Alangkah baiknya langsung konfirmasikan ke instansi terkait. Namun yang pasti program dana desa tahap akhir di Tahun 2020, sama sekali belum dapat kami laksanakan. Mengingat transfer dana belum diterima desa,” tandasnya. (jho)

__Terbit pada
14 Januari, 2021
__Kategori
Agropolitan