Harga Pakan Ikan Meroket

PADANG JAYA RU – Petani ikan di daerah khususnya di sentra Minapolitan, untuk kesekian kalinya mengeluhkan mahalnya harga Pakan yang terus meroket di pasaran. Salah seorang petani ikan, Royani kepada RU mengatakan saat ini harga Pakan ikan cukup mencekik leher petani yang mencapai Rp 400-an ribu.

“Harga pakan yang terus meroket, sedangkan harga jual Ikan jenis Nila tak mengalami kenaikan malah kerap anjlok mencapai Rp 19 ribu per kilogramnya. Kondisi ini jelas tidak sebanding sehingga mengakibatkan kerugian yang tak terbendung di kalangan kami sebagai petani,” terangnya.

Disamping itu, pangsa pasar penjualan hasil ikan pun kian tidak menentu. Belum lagi menurunnya permintaan konsumen akan ikan hasil panen. “Tingkat permintaan masyarakat juga menurun. Jadi para pedagang juga kesulitan dalam pemasaran ikan ini. Ujung-unungnya kita petani lagi-lagi kena imbasnya yang selalu menanggung kerugian tak terbendung,” ungkapnya.

Kepala Desa (Kades) Tambak Rejo, Ali Sadikin tak menyangkal, volume bubidaya ikan di wilayah Minapolitan menyisahkan 30 persen produktif. Kondisi ini diakui dia lantaran beberapa waktu lalu terjadi kematian ikan, pangsa pasar tak produktif dan persoalan harga pakan.

“Namun sekarang untuk penjualan sudah mulai stabil. Meski memang harga pakan cukup tinggi,” tukasnya. (jho)

__Terbit pada
28 Juli, 2020
__Kategori
Agropolitan