Diwarnai “Kisruh”, KPU Rombak Dapil BU

ARGA MAKMUR RU – Diwarnai dengan “kisruh” desakan pelepasan salah satu komposisi daerah pemilihan (dapil) yang dinilai kurang representatif dari sisi pertimbangan primordial di daerah. Sosialisasi penataan dapil di Bengkulu Utara (BU), akhirnya mendapati kesimpulan merombak dapil yang akan menjadi acuan pemilu legislatif (pilleg) 2019 mendatang.

Pantauan RU, suara-suara desakan melepas Kecamatan Air Padang yang dinilai sulit menghantarkan wakilnya ke legislatif lantaran menempati posisi minoritas dari 2 wilayah di dapilnya yakni Kecamatan Padang Jaya dan Kecamatan Giri Mulya.

Seperti disampaikan oleh Golkar melalui Mahdi Singarimbun, SE yang menilai secara kultur dan historis, KPU diharapkan mempertimbangkan kajian kultur masyarakat di wilayah itu yang lebih selaras jika satu dapil dengan kawasan Kecamatan Lais, Batiknau, Arga Makmur dan Arma Jaya.

“Pertimbangan itu, secara politis sangat penting untuk dipertimbangkan KPU dalam memenej dapil di daerah,” papar Ucok, sapa akrab pria ini yang akhirnya kalah dukungan dari total parpol yang hadir kemarin.

Divisi Teknis KPU BU, Joniadi, SP, M.Si menegaskan, perubahan dapil tetap mengacu pada regulasi serta pertimbangan teknis sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor 16 Tahun 2018. Joni tidak menyangkal, ada perubahan dapil yang akan diajukan ke KPU RI melalui KPU Provinsi Bengkulu nantinya.

Hanya saja, lanjut dia, perubahan yang dilakukan lebih kepada penataan penomoran dapil yang digunakan pemilu 2014 lalu.

Penomoran dilakukan mulai dari bagian timur menuju ke barat. Dengan kata lain, Dapil 1 berkomposisikan Hulu Palik, Tanjung Agung Palik, Air Besi, Air Napal dan Kerkap.

Dapil 2 diisi oleh Kecamatan Arma Jaya, Arga Makmur, Lais, Batiknau dan Enggano.

Dapil 3 masih tetap yakni ditempati oleh Kecamatan Padang Jaya, Air Padang dan Giri Mulya.

Sedangkan Kecamatan Putri Hijau, Ketahun, Napal Putih, Ulok Kupai, Pinang Raya dan Marga Sakti Sebelat yang semula dapil II menjadi dapil 4.

“Perubahan dapil ini kita lakukan, untuk lebih memudahkan penyelenggaraan pemilu,” tukasnya. (bep)