Didukung PPDI, Camat Datangkan Pimpinan PLN

MARGA SAKTI SEBELAT RU – Pimpinan dan sejumlah anggota Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Marga Sakti Sebelat (MSS) mendatangi Kecamatan MSS, Selasa (15/9) kemarin. Kedatangan pengurus PPDI MSS itu, disambut Camat MSS, Milono, S.Sos, SKM, MM.

Kehadiran PPDI MSS ke kantor camat ini, untuk menindaklanjuti persoalan layanan listrik di wilayah MSS dan sekitarnya yang belum maksimal, sebagai sikap terhadap respon pimpinan PLN Mukomuko, belum lama ini.

Ketua PPDI MSS, Ahmad Alwi atau akrab disebut Tomi mengatakan, kondisi pelayanan PLN khususnya Kecamatan MSS belum memuaskan. Tomi menegaskan, pihaknya merasa belum puas dengan sikap pimpinan PLN Mukomuko dalam merespon aksi protes yang dilakukannya dengan mendatangi kantor PLTD Kota Bani, beberapa waktu lalu.

“Permintaan maaf managemen, kami terima. Kami harap untuk mengatasi persoalan listrik bukan sebatas permintaan maaf saja. Harus ada solusi konkret yang dilakukan PLN untuk menjamin pelayanannya. Maka kami mendatangi dan bertemu dengan Camat,” tandasnya.

Dalam pertemuan ini, Tomi mendesak pemerintah kecamatan agar mengirimkan surat kepada pimpinan PLN baik di Mukomuko dan Bengkulu. Dengan harapan, pimpinan PLN bisa turun ke kecamatan untuk mendengarkan keluhan desa terhadap pelayanan untuk mencari solusi bersama.

“Hari ini, giliran pemerintah kecamatan kita minta bersikap dengan mengundang pimpinan PLN. Karena kita belum puas dengan respon permintaan maaf PLN, belum lama ini. Kita minta seluruh pihak terkait di jajaran PLN, turun dan mencari solusi bersama,” desaknya.

Terpisah, Camat MSS, Milono, S.Sos, SKM, MM, menyambut baik desakan PPDI itu. Dalam waktu dekat, Camat akan berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan Putri Hijau, untuk bersama mendatangkan pimpinan PLN.

“Karena wilayah kita satu kesatuan dengan Putri Hijau maka saya akan koordinasi dengan pimpinan setempat. Desakan ini akan kita tindaklanjuti dengan mengundang pimpinan PLN.

Supaya keluhan yang dirasa oleh masyarakat kita selama ini dapat ditampung dan PLN bisa bersama-sama mencari solusi untuk memperbaiki layanannya,” demikian Camat.(sig)

__Terbit pada
16 September, 2020
__Kategori
Ketrina