Dewan Minta Jalan Tembus Mukomuko-Kerinci Terealisasi

Begitu Juga Lebong-Merangin

BENGKULU RU – Telah disepakatinya rencana pembangunan jalan tembus Mukomuko-Kerinci dan Lebong-Merangin antara Pemprov Bengkulu dan Jambi disambut banyak pihak. Meskipun demikian diharapkan rencana jalan tembus yang diyakini memperlancar akses transportasi masyarakat tersebut, dapat terealisasi.
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Dapil Rejang Lebong dan Lebong, M.

Gustiadi, S.Sos menyambut baik dan siap mendukung upaya Pemprov Bengkulu dalam merealisasikan jalan tembus itu, khususnya dari Lebong-Merangin. “Terus terang saja, jalan tembus itu sudah lama dinanti-nanti masyarakat,” ungkap pria yang kerap disapa Edi Tiger ini, Senin (29/6).

Menurutnya, jika jalan itu terealisasi maka jarak tempuh antara Kabupaten Lebong dengan Merangin hanya 60 KM. Sehingga dapat memaksimalkan keluar masuknya komoditi yang dihasilkan masyarakat. Kalau mengacu manfaat terhadap daerah, tentu saja membuka konektivitas yang diyakini berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Terkait ancaman kerusakan kawasan hutan, sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan karena dengan adanya jalan tembus itu pengawasan terhadap Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) bisa lebih maksimal. Tapi yang jelas kita berharap jalan tembus itu terealisasi, karena semata-mata untuk kepentingan masyarakat,” tegas Edi Tiger.

Tak jauh berbeda juga disampaikan anggota DPRD Provinsi Dapil Mukomuko, Fitri, SE. Meskipun demikian dirinya berharap wacana pembangunan jalan tembus itu bukan sekedar janji politik saja. Karena pada saat jelang pesta demokrasi, rencana pembangunan jalan tembus seperti Mukomuko-Kerinci selalu digembar-gemborkan.

“Padahal masyarakat sangat menanti realisasinya. Mengingat ketika jalan tembus itu terealisasi, akses masyarakat antara kedua daerah berkisar 40 KM saja lagi. Masyarakat juga sudah berkomitmen untuk menjaga kawasan hutan, jadi yang tertinggal keseriusan Pemprov untuk merealisasikannya,” singkatnya. (tux)

__Terbit pada
30 Juni, 2020
__Kategori
Kota Bengkulu