Desa Minta Regulasi Soal Kriteria Penerima BLT

TAP RU – Pemerintah Desa Sengkuang, Kecamatan Tanjung Agung Palik, Kabupaten Bengkulu Utara memastikan belum menyerahkan data calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) untuk tahun 2021 ini.

Sementara Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mendeadline penyerahan data penerima BLT DD itu, paling lambat pada tanggal 25 Januari 2021 atau tiga hari kedepan.

Kepala Desa Sengkuang, Halimunasir mengaku belum kendapatkan petunjuk teknis (Juknis) penyaluran BLT DD untuk tahun anggaran baru ini. Oleh karenanya, penetapan calon penerima BLT DD pun belum bisa dilakukan.

“Regulasinya belum jelas. Kami belum tahu bagaimana kriteria penerima BLT DD ini. Apakah, sesuai dengan data tahun kemarin, atau seperti apa,” ujarnya.

Iapun meminta pemerintah daerah memberikan sosialisasi dan membuat aturan yang tegas mengenai penyaluran BLT DD kali ini. Pasalnya, jika hanya mengacu pada aturan tahun 2020, maka banyak warga yang secara ekonomi mampu akan tetap meminta progran BLT DD tersebut.

“Aturan tahun lalu, kami nilai tidak tegas. Jadi kami minta aturan yang lebib tegas lagi, agar penyaluran BLT DD tepat sasaran dan tidak ada celah warga yang mampu bisa mendapatkan program sosial penanganan Covid 19 tersebut,” tegasnya.

Selain dari pada itu, pihaknya juga meminta kepada dinas sosial Kabupaten Bengkulu Utara menyampaikan data penerima Bansos dari pemerintah pusat. Tujuannya, agar BLT DD tidak diberikan kepada warga yang sudah mendapatkan Bansos lain.

“Data itu harus diberikan kepada kami, sehingga data bansos sinkron,” pintanya.

Sementara itu, Camat Tanjung Agung Palik, Benhar, S.Ip meminta agar desa segera melaksanakan Musdes penetapan calon penerima BLT DD, paling lambat tanggal 25 Januari 2021 nanti.

“Ini, wajib untuk segera disampaikan. Sebab, jika tidak maka desa dinilai tidak menggarkan program BLT DD. Konsekuensinya juga jelas, Dana Desa akan dipotong hingga 50 persen bagi desa yang tidak menggarkan BLT DD,” tutupnya. (sfa)