DBD Mulai Menyerang, Bupati Minta Masyarakat Disiplin

ARGA MAKMUR RU – Hingga berita ini diturunkan, Kabupaten Bengkulu Utara (BU) sudah tercatat setidanya lima kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang berpusat di Kecamatan Lais, Walaupun sempat menjalani perawatan, beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.

Pasien ini berasal dari satu cluster yakni masih dalam satu lingkungan tetangga dan langkah antisipasi pencegahan seperti fogging dan pelaksanaan 3M plus telah dilaksanakan.

” 5 kasus positif DBD ditangani dan pasien sudah dalam kondisi sehat,” jelas Kabid P2P Dinas Kesehatan BU, Ujang Ismail, SKM, M.Ph.

Walau belum setinggi kasus yang terjadi ditahun kemarin, Ia berharap masyarakat bisa waspada dan selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan rutin menguras dan menutup tempat penampungan air, memanfaatkan barang yang ada untuk didaur ulang.

Himbauan ini disampaikan untuk daerah yang sering menjadi langganan terjadinya kasus DBD seperti di Kecamatan Arga Makmur, Arma Jaya, Putri Hijau dan daerah lainnya.

“Tetap waspada dan jika sudah mulai banyak nyamuk, segera lakukan upaya lanjutan dengan membersihkan lingkungan rumah ataupun kalau diperlukan bisa tidur menggunakan kelambu,” pungkas Ujang.

  • Bupati Ajak Masyarakat Disiplin

TERPISAH, Bupati BU, Ir H Mian terus menyampaikan pesan kepada semua masyarakat di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) untuk terus mematuhi anjuran pemerintah, mendisiplinkan diri. Mengingat BU sudah masuk dalam zona kuning dan perlu ada aksi serius dari semua pihak tanpa terkecuali dari masyarakat.

“Mari kita disiplin ibu-ibu maupun bapak-bapak semuanya karena pemutusan mata rantai penyebaran virus Covid-19 ini membutuhkan kerjasama dari masyarakat semuanya,” ungkapnya.

Disini masyarakat diminta untuk wajib menggunakan masker saat berada di luar rumah tanpa terkecuali dan dari semua golongan profesi, mulai dari pedagang, tukang ojek, tukang parkir, petani, pasukan kuning dan masyarakat lainnya serta jangan menganggap remeh anjuran ini.

Selanjutnya praktek jaga jarak juga wajib dilaksanakan, hindari kegiatan kumpul-kumpul dengan banyak orang, rajin mencuci tangan, tidak bersalam-salaman, mengalihkan kegiatan ibadah ke rumah masing-masing dan selalu menjaga kondisi tubuh.

“Ayo kita disiplin dan biasakan diri untuk menerapkan pola hidup bersih, kalau bukan kita yang memulai siapa lagi yang bisa ikut membantu memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 ini,” imbau Bupati. (mae)

__Terbit pada
13 Januari, 2021
__Kategori
News