BSN Golkar Targetkan Pemilu 2024

ARGA MAKMUR RU – Kerja jangka panjang, sudah dirancang Golkar. Salah satunya, Badan Saksi Nasional (BSN). Perangkat kerja yang menjadi bagian inti mesin partai berlambang beringin itu, sudah menjadi titah Ketua Umum (Ketum ) Golkar, Airlangga Hartarto.

Belum lama ini, salah satu “tangan kanan” di kabinet Presiden Joko Widodo itu, melaunching BSN. Kerja perdananya adalah di pemilihan kepala daerah tahun ini. Jangka panjangnya, BSN yang nantinya akan direkrut oleh setiap pengurus daerah kabupaten/kota itu, akan kembali bertugas untuk menopang pangkalan data hitung cepat Golkar di pemilu serentak yang dijadwalkan akan dihelat 2024 mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar Bengkulu Utara (BU), Juhaili, SIP, saat dikonfirmasi Radar Utara membenarkan soal titah Ketum Golkar itu. Dia menyampaikan, BSN merupakan salah satu bagian dari Golkar yang fungsinya, mendukung penuh pangkalan data dalam penyelenggaraan kontestasi politik.

Start awal, kerja BSN ini akan diuji dalam pemilihan kepala dan wakil kepala daerah tahun ini.  “BSN nantinya akan berbasis di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jumlahnya 2 orang,” kata Juhaili, kemarin.

Menuju penyelenggaraan pemilihan di Provinsi Bengkulu, penempatan saksi relatif sudah clear untuk Pemilihan Gubernur. Maklum, Ketua DPD Golkar Provinsi Bengkulu juga sebagai bakal calon gubernur yang berpasangan dengan Rosjonsyah. Praktis, penempatannya relatif sudah clear.

Pembahasan selanjutnya, terus dia, adalah untuk saksi-saksi yang akan ditempatkan di Pilkada Bengkulu Utara yang notabene menempatkan Golkar, sebagai salah satu dari 10 partai politik (parpol) pengusung bakal calon Mian-Ari.

Ketua tim pemenangan calon gubernur dan wakil gubernur di Kabupaten BU ini, mengatakan akan membawa pembahasannya bersama dengan seluruh partai pengusung bakal calon incumbent yang akan melawan kolom kosong itu.

“Cuma untuk BSN dari Golkar, sudah fix. Akan kita tempatkan 2 personel di setiap TPS di daerah. Dan sesuai dengan hasil rapat daring yang dipimpin Ketum Airlangga kemarin, BSN akan diuji coba di pilkada ini,” tegas Sekretaris Tim Pemenanganan Paslon Mian-Ari itu.

Dalam waktu dekat, lanjut dia lagi, pihaknya akan mengikuti bimbingan teknis perihal kerja-kerja dan untuk mempersiapkan perekrutan BSN itu. Secara umum, lanjut dia, BSN nantinya tetap akan dihasilkan oleh proses penjaringan yang akan dimotori setiap DPD tingkat 2 di seluruh Indonesia yang menjadi zona penyelenggara pemilihan kepala daerah tahun ini.

“Dan satu hal yang sangat ditekankan Bapak Ketum Airlangga adalah tertib protokol kesehatan. Untuk Golkar sendiri, akan dimotori AMPG, untuk membentuk satgas protokol kesehatan guna meminimalisir penyebaran Virus Corona di penyelenggaraan pemilihan kepala daerah tahun ini,” pungkasnya. (bep)

 

__Terbit pada
17 September, 2020
__Kategori
News