Belum Ditemukan, Pencarian Tomi Libatkan BPBD dan Tripika

HULU PALIK RU – Memasuki hari ketiga, Tomi remaja Desa Pematang Balam, Kecamatan Hulu Palik, Kabupaten Bengkulu Utara yang hilang pada Selasa (27/5/2021) lalu, belum ditemukan.

Sejumlah kerabat dan tetangga orang tua korban, masih terus berdatangan ke kediaman Tomi untuk membantu dan memberikan dukungan moril pada keluarga.

Kepala Desa Pematang Balam, Ralani mengatakan, memasuki hari ketiga pencarian, pihaknya, kembali membuat dua tim yang melibatkan unsur Tripika Hulu Palik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Utara dan masyarakat desa.

“Untuk hari ini, kurang lebih sekitar 100 orang yang disebar untuk mencari Tomi,” ungkapnya, Kamis (27/5/2021).

Adapun fokus pencarian yang akan dilakukan, meliputi penyisiran sungai-sungai yang ada di sekitar desa.

“Ada tiga sungai yang akan kita sisir hari ini, Sungai Jeminang, Air Payang, Air Donok. Ada kemungkinan juga akan kita lanjutkan ke sungai Telatang jika memang di tiga aliran sungai belum ada hasilnya,” jelas kades.

Ia berharap, upaya pencarian di hari ketiga ini membuahkan hasil.

“Kita minta doa dari semua masyarakat. Semoga, Tomi bisa segera ditemukan,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Bengkulu Utara, Erviana dalam kesempatan itu mengatakan ada sebanyak 7 orang yang diterjunkan untuk pencarian Tomi.

“Ada kemungkinan akan kita tambah lagi personilnya, jika memang belum membuahkan hasil upaya pencarian ini,” akunya.

Sebagai informasi, Tomi pemuda berusia 17 tahun, anak kedua dari Ibu Mana (50 tahun).

Sejumlah warga desa mengaku sempat bertemu Tomi di salah satu sudut jalan, ke arah kebun orangtuanya. (sfa)