Bantuan Petani Karet Terdampak Covid-19 Diakomodir

MARGA SAKTI SEBELAT RU – Kendati tak sesuai dengan jumlah yang telah disampaikan. Bupati BU, Ir H Mian memastikan, setidaknya 30 persen dari jumlah data petani karet terdampak Covid-19 yang telah diusulkan kepada pemerintah pusat berhasil diakomodir.

Total kata Bupati, 30 persen atau sekitar 3.400 dari jumlah total 21.000 petani karet terdampak yang sudah diusulkan berhasil di ACC.

Artinya, lanjut Bupati, dengan adanya tambahan kuota program bantuan tersebut. Praktis, hampir seluruh bantuan yang diberikan oleh pemerintah berhasil direalisasikan secara merata.

“Ini terus kita usulkan. Alhamdulillah, setelah di seleksi. Usulan kita untuk petani karet terdampak Covid-19 hanya di ACC sekitar 3.400. Dari total usulan yang kita sampaikan hampir 21.000. Tentu ini terus kita syukuri. Dengan adanya tambahan tersebut. Maka hampir program bantuan telah disalurkan merata. Baik itu dari BLT, PKH, BST dan jenis program bantuan lainnya,” terang Bupati.

Lebih jauh diungkapkan Bupati, selain mengandalkan program bantuan pemerintah yang bersifat dana tunai. Masyarakat juga diminta untuk menyikapi dampak ekonomi yang dipicu oleh pandemi Covid-19 dengan memaksimalkan program pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk ditanami tanaman produktif yang bisa mencukupi kebutuhan pangan setiap hari.

“Pemerintah daerah sudah memberikan bantuan bibit tanaman seperti sayuran dan lain sebagainya berikut fasilitas pendukungnya lewat dinas pertanian kepada kelompok wanita tani (KWT). Saya minta program tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mencukupi kebutuhan pangannya,” pinta Bupati.(sig)

__Terbit pada
21 September, 2020
__Kategori
Ketrina