Arahkan DD ke Pembangunan Ikonik

ARGA MAKMUR RU – Pembangunan infrastruktur via dana desa, sudah perlu mengarah ke sektor-sektor ikonik. Pasalnya, dari ratusan miliar anggaran sejak 2015 yang diterima 215 di daerah, sudah menyumbang sektor-sektor yang dapat menstimulasi geliat ekonomi masyarakat, salah satu contohnya jalan desa, penghubung antar desa, kecamatan dan kabupaten hingga pariwisata.

Pergeseran segmen pembangunan, kini dipandang menjadi penting seturut munculnya desa-desa ikonik yang didukung oleh dana desa. Wakil Ketua I DPRD Bengkulu Utara (BU), Juhaili, SIP, saat dibincangi soal ini sangat mendukung kuantitas program pembangunan, di sektor dana desa yang sudah mesti mengarah pada ikon-ikon daerah melalui desa.

“Keberadaan ikon-ikon desa berbasis potensi, otomatis turut menjadi bagian dari promosi daerah,” kata Juhaili, kemarin.

Sektor program berikutnya yang tak kalah penting, lanjut dia, adalah integrasi program antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten. Politisi Golkar itu menyampaikan, pelaksanaan pembangunan yang terintegrasi lintas lini, akan lebih mendukung percepatan pembangunan itu sendiri.

Kerja konkret, seperti pelibatan langsung satuan kerja di lingkup daerah bersama desa, diyakini memberikan pengaruh signifikan dalam resonansi aktifitas sosial-ekonomi dan sektor-sektor lainnya di daerah ini yang notabene tidak seutuhnya berada di jalur persimpangan.

“Strategi pembangunan terintegrasi ini, akan mendukung munculnya link atau sentra hingga rete ekonomi baru di daerah dan memancing animo untuk berkunjung ke daerah,” pungkasnya. (bep)

__Terbit pada
13 Januari, 2021
__Kategori
News