Abrasi Sudah Sering Diusulkan

PUTRI HIJAU RU – Menyikapi ancaman abrasi pantai indah Desa Kota Bani Kecamatan Putri Hijau. Kades Kota Bani, Zaidin, SIP mengaku, hampir setiap tahun, abrasi yang mengancam Jalinbar Nasional Bengkulu-Padang itu, sudah diusulkan.

Terakhir pada agenda Musrenbangcam tahun 2020, Pemdes Kota Bani mengusulkan penanganan abrasi itu dengan mendesak pemerintah untuk membangun pemecah ombak seperti yang dikerjakan pemerintah di pantai Air Sabu Desa Pasar Ketahun.

Diakui Kades, ada dua titik potensi abrasi di pantai desanya dan membutuhkan penanganan cepat. Diantaranya pantai indah sepanjang 1 Km dan pantai belakang Kantor Pos Putri Hijau sepanjang 1 Km. Sayangnya, kata Kades, usulan yang sudah sering disampaikan itu, belum mendapat respon positif dari pemerintah sehingga ancaman abrasi makin meluas dan parah.

“Setiap tahun kita usulkan. Dua titik abrasi yang kita usulkan ini, membutuhkan penanganan serius dan cepat. Kami berharap pemerintah tidak mengganggap sepele jika terus dibiarkan maka Jalinbar di pantai indah akan terputus,” demikian Kades.(sig)

__Terbit pada
1 Juli, 2020
__Kategori
Ketrina