38 Orang Jalani SWAB

  • Pasca Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

ARMA JAYA RU – Kerja tracking kepada orang-orang yang melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19, yang merupakan pasien ke 22 yang meninggal dunia Kamis (15/10), sebanyak 38 orang jalani SWAB test. Pantauan Radar Utara, 24 diantaranya merupakan keluarga pasien. Sisanya, 14 orang adalah tenaga kesehatan di rumah sakit swasta di Kecamatan Kota Arga Makmur.

Belasan nakes itu, diperkirakan kontak erat saat pasien menjalani perawatan pertama, sejak tanggal 8 hingga 11 Oktober 2020 yang kemudian dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19 di Bengkulu Utara (BU), pasca reaktif atas rapid test yang dilakukan. Pasien berjenis kelamin pria itu, diketahui menjalani perawatan standar Covid-19 di RSUD Arga Makmur dan menjalani SWAB test.

Hanya saja, kondisi yang terus memburuk, pada tanggal 13 Oktober 2020, akhirnya dirujuk ke RSMY Bengkulu untuk menjalani perawatan intensif. Pasien kemudian dinyatakan meninggal dunia pada 15 Oktober 2020, dengan hasil Tes Cepat Molekuler (TCM) dengan status positif Covid-19.

Kepala Dinkes BU, Syamsul Ma’arif, SKM, M.Kes, melalui Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P), Ujang Ismail, SKM, M.PH, tak mengamini hostoris itu. Karena itu, SWAB test yang dilakukan kemarin, fokus pada keluarga pasien serta tenaga medis di rumah sakit swasta.

Totalnya, 38 orang menjalani SWAB yang dipusatkan di kantor desa di wilayah Kecamatan Arma Jaya itu. “Dari keluarga ada 24 orang dan tenaga kesehatan 14 orang,” kata Ujang, kemarin. Bersambung…… (Baca selengkapnya di Koran Harian Radar Utara edisi Sabtu, 17 Oktober 2020)

__Terbit pada
17 Oktober, 2020
__Kategori
News